KHUTBAH PERTAMA
ููุฃูุดูููุฏู ุฃููู ููุง ุฅููููู ุฅููููุง ุงูููููู ููุญูุฏููู ููุง ุดูุฑูููู ููููุ ููุฃูุดูููุฏู ุฃูููู ู ูุญูู ููุฏูุง ุนูุจูุฏููู ููุฑูุณูููููู
ุงููููููู ูู ุตูููู ููุณููููู ู ููุจูุงุฑููู ุนูููู ููุจููููููุง ู ูุญูู ููุฏู ููุนูููู ุขูููู ููุฃูุตูุญูุงุจููู ุฃูุฌูู ูุนูููู
ุฃูู ููุง ุจูุนูุฏู
ููููุง ุนูุจูุงุฏู ุงููููููุ ุฃููุตููููู ู ููุฅููููุงูู ุจูุชูููููู ุงูููููู ุนูุฒูู ููุฌูููู
Maโasyiral muslimin rahimakumullah,
Marilah kita senantiasa meningkatkan ketakwaan kepada Allah Subhanahu wa Taโala dengan menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya.
Jamaah Jumat yang dimuliakan Allah,
Kita semua tentu mengatakan: โSaya mencintai Rasulullah ๏ทบ.โ Tidak ada seorang Muslim yang rela dikatakan tidak mencintai Nabinya.
Namun pertanyaan yang perlu kita tanyakan kepada diri kita hari ini bukan hanya โApakah saya mencintai Rasulullah ๏ทบ?โ, akan tetapi: โApa bukti cinta saya kepada Rasulullah ๏ทบ?โ
Karena cinta bukan sekadar ucapan. Cinta bukan sekadar perasaan. Cinta membutuhkan bukti.
Maโasyiral muslimin rahimakumullah,
Pertama: Mencintai Rasulullah ๏ทบ Adalah Bagian dari Iman
Rasulullah ๏ทบ bersabda:
โTidak sempurna iman salah seorang di antara kalian sampai aku lebih ia cintai daripada ayahnya, anaknya, dan seluruh manusia.โ (HR. Al-Bukhari dan Muslim)
Para sahabat radhiyallahu โanhum mencintai Rasulullah ๏ทบ dengan cinta yang luar biasa. Tetapi cinta mereka bukan hanya di lisan. Mereka mengikuti beliau. Mereka menjalankan perintah beliau. Mereka meninggalkan sesuatu ketika mengetahui Rasulullah ๏ทบ melarangnya. Mereka rela mendahulukan petunjuk Rasulullah ๏ทบ daripada keinginan diri mereka sendiri. Inilah cinta yang sesungguhnya.
Maโasyiral muslimin rahimakumullah,
Kedua: Bukti Cinta yang Terbesar adalah Ittibaโ
Allah telah memberikan ukuran yang sangat jelas tentang cinta.
Allah Taโala berfirman:
โKatakanlah, โJika kalian benar-benar mencintai Allah, maka ikutilah aku, niscaya Allah mencintai kalian dan mengampuni dosa-dosa kalian.โโ (QS. Ali โImran: 31)
Perhatikan kalimat:
Inilah ittibaโ. Maka semakin seseorang mencintai Rasulullah ๏ทบ, seharusnya semakin besar semangatnya mengetahui Sunnah beliau.
Bagaimana Rasulullah shalat?
Bagaimana beliau berdoa?
Bagaimana beliau bermuamalah?
Bagaimana beliau memperlakukan keluarganya?
Bagaimana aqidah yang beliau ajarkan?
Bagaimana ibadah yang beliau tuntunkan?
Karena orang yang benar-benar mencintai akan berusaha mengikuti orang yang dicintainya. Maka jangan sampai kita berkata โSaya mencintai Rasulullah ๏ทบ,โ tetapi Sunnah beliau justru asing dalam kehidupan kita.
Jangan sampai kita mengatakan โSaya membela Rasulullah ๏ทบ,โ tetapi ketika sabda beliau bertentangan dengan hawa nafsu kita, justru hawa nafsu yang kita dahulukan. Cinta Nabi bukan hanya diucapkan. Cinta Nabi harus terlihat dalam kehidupan.
Jamaah Jumat rahimakumullah,
Ketiga: Cinta Berarti Beribadah Sesuai Tuntunan Beliau
Kita semua ingin beribadah kepada Allah. Kita semua ingin mendapatkan pahala. Namun niat baik saja belum cukup. Ibadah harus dilakukan dengan ikhlas karena Allah dan mengikuti tuntunan Rasulullah ๏ทบ.
Beliau bersabda:
โBarang siapa mengada-adakan dalam urusan agama kami ini sesuatu yang bukan bagian darinya, maka amalan tersebut tertolak.โ (HR. Al-Bukhari dan Muslim)
Maka cinta kepada Rasulullah ๏ทบ bukanlah membuat cara-cara baru dalam beribadah yang tidak pernah beliau ajarkan.
Para sahabat adalah manusia yang paling mencintai Rasulullah ๏ทบ. Abu Bakar mencintainya. Umar bin Khattab mencintainya. Utsman bin Affan mencintainya. Ali bin Abi Thalib mencintainya. Seluruh sahabat radhiyallahu โanhum mencintai beliau.
Maka jika kita ingin mengetahui bagaimana cara mencintai Rasulullah ๏ทบ dengan benar, Lihatlah bagaimana para sahabat mencintai beliau.
Mereka mencintainya dengan mengikuti. Mereka mencintainya dengan menaati. Mereka mencintainya dengan menjaga Sunnah.
Karena itu โCinta sejati bukan menciptakan cara baru untuk mencintai Nabi. Cinta sejati adalah mengikuti cara yang Nabi ajarkan.โ
Ketika datang suatu amalan dalam agama, tanyakan: โApakah Rasulullah ๏ทบ mengajarkannya?โ โApakah para sahabat mengamalkannya?โ
Jika iya, mari kita berlomba mengamalkannya. Jika tidak, maka bentuk kecintaan kita kepada Rasulullah ๏ทบ adalah dengan berhenti pada batas yang beliau tetapkan.
Maโasyiral muslimin rahimakumullah,
Keempat: Hidupkan Sunnah Rasulullah ๏ทบ dalam Kehidupan Kita
Mengikuti Rasulullah ๏ทบ tidak hanya dalam beberapa perkara ibadah.
Allah berfirman:
โSungguh telah ada pada diri Rasulullah suri teladan yang baik bagi kalian.โ (QS. Al-Ahzab: 21)
Maka teladanilah Rasulullah ๏ทบ dalam seluruh kehidupan.
Rasulullah ๏ทบ jujur dan amanah. Sudahkah kita jujur dalam pekerjaan dan bisnis kita?
Rasulullah ๏ทบ baik kepada keluarganya. Sudahkah kita menjadi suami, ayah, dan anggota keluarga yang baik?
Rasulullah ๏ทบ menjaga lisannya. Bagaimana lisan dan media sosial kita?
Rasulullah ๏ทบ mengajarkan tauhid. Sudahkah kita membersihkan ibadah kita dari kesyirikan?
Rasulullah ๏ทบ mengajarkan kasih sayang kepada kaum Muslimin. Sudahkah kita menjaga kehormatan saudara kita?
Jamaah sekalian,
Mencintai Rasulullah ๏ทบ berarti menjadikan beliau teladan, bukan hanya tokoh yang namanya kita kenang. Pelajarilah sirah beliau. Ajarkan kepada anak-anak kita siapa Nabi mereka. Ceritakan perjuangannya. Ajarkan Sunnahnya. Perbanyak shalawat kepada beliau.
Allah Taโala berfirman:
โSesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kalian untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.โ (QS. Al-Ahzab: 56)
Dan khusus pada hari Jumat, hendaknya kita memperbanyak shalawat kepada beliau ๏ทบ. Bukan hanya pada bulan tertentu. Bukan hanya pada acara tertentu. Tetapi sepanjang kehidupan kita.
Maโasyiral muslimin rahimakumullah,
Mari kita tutup khutbah pertama ini dengan satu pertanyaan:
Jika iya, buktikan. Pelajari Sunnahnya. Ikuti petunjuknya. Tinggalkan larangannya. Hidupkan ajarannya. Perbanyak shalawat kepadanya. Dan ajarkan Sunnahnya kepada keluarga kita.
Jangan sampai cinta kita hanya indah di lisan, tetapi tidak meninggalkan bekas dalam kehidupan.
Semoga Allah menjadikan kita termasuk orang-orang yang jujur dalam mencintai Rasulullah ๏ทบ.
Semoga Allah menghidupkan kita di atas Sunnah beliau, mewafatkan kita di atas Sunnah beliau, dan mengumpulkan kita bersama beliau di surga.
KHUTBAH KEDUA
ุฃูู ููุง ุจูุนูุฏู
ููููุง ุนูุจูุงุฏู ุงููููููุ ุงุชูููููุง ุงูููููู ุญูููู ุงูุชููููููู
Maโasyiral muslimin rahimakumullah,
Rasulullah ๏ทบ telah meninggalkan kepada umatnya jalan yang terang. Maka jika kita benar-benar mencintainya, peganglah Sunnah beliau sampai akhir kehidupan kita.
Rasulullah ๏ทบ bersabda:
โWajib atas kalian berpegang kepada Sunnahku dan Sunnah para khalifah yang mendapat petunjuk setelahku.โ (HR. Abu Dawud dan At-Tirmidzi, shahih)
Maka jangan malu mengikuti Sunnah ketika Sunnah terasa asing. Jangan tinggalkan Sunnah hanya karena banyak manusia tidak mengamalkannya. Dan jangan mendahulukan kebiasaan, tradisi, atau hawa nafsu apabila telah jelas petunjuk Rasulullah ๏ทบ.
Ingatlah, kita ingin bertemu Rasulullah ๏ทบ. Kita ingin dikumpulkan bersama beliau. Maka tempuhlah jalan yang beliau tinggalkan. Ajarkan pula kepada keluarga kita bahwa Muhammad ๏ทบ bukan hanya Nabi yang namanya mereka hafalkan.
Beliau adalah Nabi yang harus mereka cintai, kenali, dan teladani.
Ya Allah, kami memohon kepada-Mu kecintaan kepada-Mu dan kecintaan kepada Nabi-Mu Muhammad.
Ya Allah, hidupkan kami di atas Sunnah, wafatkan kami di atas Sunnah, dan kumpulkan kami bersama Nabi kami Muhammad.
Ya Allah, karuniakan kepada kami kecintaan yang jujur kepada Rasul-Mu, kemampuan mengikuti beliau dengan baik, dan keteguhan di atas Sunnahnya.
ุงููููููู ูู ุฃูุตูููุญู ููููุงุฉู ุฃูู ููุฑูููุงุ ูููููููููููู ู ููู ูุง ุชูุญูุจูู ููุชูุฑูุถูู
ุงููููููู ูู ุขู ููููุง ููู ุฃูููุทูุงููููุงุ ููุงุญูููุธู ุจูููุงุฏูููุง ููุจูููุงุฏู ุงููู ูุณูููู ูููู ู ููู ุงููููุชููู ููุงูุดููุฑููุฑู
ุงููููููู ูู ุงุบูููุฑู ููููู ูุณูููู ูููู ููุงููู ูุณูููู ูุงุชูุ ููุงููู ูุคูู ูููููู ููุงููู ูุคูู ูููุงุชูุ ุงููุฃูุญูููุงุกู ู ูููููู ู ููุงููุฃูู ูููุงุชู
ุนูุจูุงุฏู ุงููููููุ
ุฅูููู ุงูููููู ููุฃูู ูุฑู ุจูุงููุนูุฏููู ููุงูุฅูุญูุณูุงูู ููุฅููุชูุงุกู ุฐูู ุงููููุฑูุจูู ููููููููู ุนููู ุงููููุญูุดูุงุกู ููุงููู ูููููุฑู ููุงููุจูุบููู ููุนูุธูููู ู ููุนููููููู ู ุชูุฐููููุฑูููู
ููุงุฐูููุฑููุง ุงูููููู ุงููุนูุธููู ู ููุฐูููุฑูููู ูุ ููุงุดูููุฑูููู ุนูููู ููุนูู ููู ููุฒูุฏูููู ูุ ููููุฐูููุฑู ุงูููููู ุฃูููุจูุฑูุ ููุงูููููู ููุนูููู ู ู ูุง ุชูุตูููุนูููู